Setelah sekian hari absen duduk di jok kecil si Ijo yang lumayan nyaman, akhirnya pagi ini dia ku tunggangi. waktu pada jam dinding menunjukkan 05.25 WIB, bersiap-siap membawa keperluan menggowes lengkap seperti orang bersiap-siap menghadapi medan perang.
sebenarnya yang bersepeda di jalan-jalan ibu kota sudah seperti menyusuri kerasnya medan perang. perlengkapan seperti Helmet sangat mutlak diperlukan, Kenapa demikian? Ya, karena pesepeda masih belum, kalau tidak bisa bilang tidak, mempunyai hak yang sama dengan pengguna jalan yang lain. Masih kurangnya toleransi dari pengendara kendaraan bermotor terhadap pesepeda sangatlah masih terasa. Disalip dan dipotong jalan secara tiba2 di depan mata tanpa menyalakan lampu sign sudah sering saya alami. tetapi alhamdulillah Allah SWT masih sayang dan masih mempercayakan saya untuk tidak terjatuh dari sepeda dan selamat . Hanya kesabaran yang saya punya untuk menghadapi pengendara ugal-ugalan tersebut.
Hari ini memang tidak menggunakan si Ijo untuk B2W karena sudah ada rencana untuk keluar kantor lebih cepat untuk menyelesaikan hal lainnya. Tapi setidaknya untuk hari ini sudah ada keringat tertetes dari tubuh ini yang merupakan hasil 100 menit menggowes si Ijo.
seperti salah satu slogan minuman suplemen yang baru-baru ini sering muncul di layar kaca “semua bisa dilakukan kalau mau berkeringat”. saya setuju dengan slogan ini yang memang cukup provokatif dan lumayan mengena setidaknya bagi saya. how about you?

